Salah satu taktik paling agresif yang sering diterapkan dalam pertandingan basket adalah memberikan tekanan di seluruh area lapangan. Penggunaan strategi full court press bertujuan untuk mengganggu kenyamanan lawan dalam membangun serangan. Dengan melakukan penjagaan yang ketat di seluruh lapangan, tim bertahan berusaha untuk menekan lawan agar melakukan kesalahan seperti salah umpan atau kehilangan bola. Taktik ini biasanya dimulai sejak awal laga untuk memberikan kejutan mental dan fisik yang bisa meruntuhkan ritme permainan lawan.
Strategi full court press menuntut koordinasi tim yang sangat apik dan stamina yang prima. Setiap pemain harus tahu kapan harus menutup jalur umpan dan kapan harus melakukan jebakan (trap) di sudut-sudut lapangan. Jika dilakukan dengan benar, strategi ini tidak hanya menghentikan serangan lawan, tetapi juga sering menghasilkan poin mudah melalui fast break setelah bola berhasil direbut. Menekan lawan sejak awal laga memberikan pesan jelas bahwa tim Anda tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi mereka untuk bernapas atau mengatur strategi dengan tenang.
Namun, strategi ini juga memiliki risiko yang cukup tinggi. Jika lawan memiliki point guard yang sangat cerdas dan lincah, mereka bisa dengan mudah melewati tekanan tersebut dan menciptakan situasi unggul jumlah pemain di area pertahanan Anda. Oleh karena itu, penerapan full court press harus dilakukan dengan perhitungan yang matang dan tidak boleh dilakukan secara serampangan. Kedisiplinan posisi adalah kunci; satu pemain saja terlambat menutup ruang, maka seluruh sistem pertahanan ini bisa runtuh dalam sekejap.
Bagi pelatih, memilih momen yang tepat untuk menerapkan strategi ini adalah sebuah seni. Seringkali taktik ini digunakan setelah tim mencetak poin dari tembakan bebas atau saat ingin mengejar ketertinggalan di kuarter terakhir. Namun, bagi tim yang memiliki keunggulan fisik dan kecepatan, melakukan tekanan sejak awal laga adalah cara terbaik untuk mendominasi jalannya pertandingan. Dengan latihan fisik yang intensif, tim akan mampu menjaga intensitas tekanan ini sepanjang pertandingan tanpa mengalami kelelahan yang berarti.