Dalam dunia bola basket modern, keunggulan fisik terutama tinggi badan sering kali menjadi faktor penentu dalam mendominasi area bawah ring dan memenangkan duel udara. Menyadari potensi besar yang tersebar di wilayah Jawa Timur, pengurus daerah kini meluncurkan inisiatif ambisius yang dinamakan Proyek Giant Hunter. Program ini didesain secara khusus untuk melakukan pemetaan dan penjaringan bakat terhadap remaja yang memiliki tinggi badan di atas rata-rata sejak usia dini. Fokus utama dari inisiatif ini adalah memberikan pelatihan fundamental yang tepat, termasuk pengenalan teknik posisi tangan yang akurat agar para atlet postur tinggi tersebut tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki mekanik gerakan yang luwes dan akurasi yang mematikan saat melakukan penyelesaian akhir di lapangan.
Blitar memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet-atlet tangguh, namun sering kali bakat-bakat dengan keunggulan fisik ini terabaikan karena kurangnya pembinaan yang terspesialisasi. Proyek ini hadir sebagai jawaban untuk memastikan bahwa individu dengan potensi “giant” mendapatkan perhatian medis dan teknis yang memadai. Tim pencari bakat dikirim ke berbagai sekolah menengah dan pelosok desa untuk melakukan pengukuran antropometri secara detail. Selain tinggi badan, faktor-faktor seperti lebar rentang tangan (wingspan) dan kelenturan sendi juga menjadi indikator penilaian primer dalam proses seleksi awal program ini.
Setelah terjaring, para atlet ini akan masuk ke dalam pusat pelatihan intensif yang didampingi oleh pelatih spesialis posisi center dan power forward. Pelatihan bagi atlet bertubuh tinggi memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga keseimbangan dan kecepatan gerak kaki (footwork). Mereka akan diajarkan cara memanfaatkan gravitasi dan panjang lengan untuk melakukan blokade tembakan lawan secara bersih tanpa melakukan pelanggaran. Kurikulum pelatihan juga mencakup penguatan otot inti (core strength) guna melindungi tulang belakang dan lutut dari beban kerja tinggi yang sering dialami oleh atlet dengan postur raksasa.
Transparansi dan keberlanjutan program menjadi komitmen utama Perbasi Blitar. Para orang tua diberikan pemahaman mengenai prospek karir jangka panjang bagi anak-anak mereka, baik di jalur profesional nasional maupun peluang beasiswa luar negeri. Dukungan nutrisi yang ketat juga diberikan karena atlet dengan pertumbuhan cepat membutuhkan asupan kalsium dan protein yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pemain lainnya. Dengan pendekatan yang holistik ini, diharapkan risiko cedera dini akibat pertumbuhan yang tidak proporsional dapat ditekan seminimal mungkin melalui pengawasan ahli gizi dan fisioterapis.